Postingan

Menampilkan postingan dengan label #Reformasi #Perserikatan #Bangsa-Bangsa #dalam #Perspektif #Pancaglokal #Sunda #dan #Etika #Kearifan #Glokal

Dari Krisis Legitimasi Global menuju Tata Dunia yang Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh

Gambar
Reformasi Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam Perspektif Pancaglokal Sunda dan Etika Kearifan Glokal Dari Krisis Legitimasi Global menuju Tata Dunia yang Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh Abstrak Upaya reformasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), khususnya Dewan Keamanan, sering dibahas dalam kerangka geopolitik dan hukum internasional. Namun, krisis legitimasi PBB pada hakikatnya merupakan krisis etika global. Artikel ini mengajukan pendekatan pancaglokal —yakni integrasi nilai global dan kearifan lokal—dengan menempatkan nilai budaya Sunda sebagai salah satu sumber etika glokal Global South. Prinsip-prinsip Sunda seperti silih asah, silih asih, silih asuh , someah hade ka semah , dan ulah unggut kalinduan, ulah gedag kaanginan menawarkan fondasi moral yang relevan untuk reformasi tata kelola global yang lebih adil, inklusif, dan bermartabat. 1. Reformasi PBB sebagai Persoalan Etika, bukan Sekadar Struktur Kebuntuan Dewan Keamanan PBB akibat hak veto menunjukkan bahw...