Analisis Inti: Kriteria 1°/4° vs. Hisab 0 Derajat (Wujudul Hilal / KIG)
Jika ada pertanyaan bagaimana Kalau kriteria hilalnya tidak terlalu longgar dan tidak terlalu ketat? Ini pertanyaan yang sangat menarik dan tajam secara ilmiah. Izinkan saya menjawabnya dulu secara substantif, lalu menghasilkan dokumen analisisnya. Pertanyaan yang menyentuh inti dari debat Kalender Islam Global (KIG) vs. sistem imkanurrukyat regional . Mari saya analisis secara komprehensif: Analisis Inti: Kriteria 1°/4° vs. Hisab 0 Derajat (Wujudul Hilal / KIG) 1. Hisab 0 Derajat — Apa Maknanya? "Hisab 0 derajat" atau lebih tepatnya kriteria wujudul hilal menetapkan: cukup bahwa konjungsi (ijtimak) telah terjadi sebelum magrib dan bulan terbenam setelah matahari — artinya hilal secara geometris sudah ada di atas ufuk meski hanya sepersekian derajat. Ini berbeda dari kriteria KIG murni yang hanya mensyaratkan ijtimak ter...