Postingan

PARADOKS PERANG DAN PERDAMAIAN:KRISIS MILITER AMERIKA SERIKAT – IRANDI TELUK PERSIA DALAM KERANGKABOARD OF PEACE

ESSAY KAJIAN PERDAMAIAN INTERNASIONAL PARADOKS PERANG DAN PERDAMAIAN: KRISIS MILITER AMERIKA SERIKAT – IRAN DI TELUK PERSIA DALAM KERANGKA BOARD OF PEACE Tinjauan Kritis Berbasis Nobel Peace Prize Laureates dan Lembaga Pemenang Hadiah Nobel Perdamaian Maret 2026 ABSTRAK Essay ini menganalisis secara kritis paradoks mendasar dalam wacana keamanan internasional kontemporer: apakah eskalasi militer AS-Iran di Teluk Persia dapat diposisikan sebagai bagian dari program Board of Peace yang lebih luas, ataukah ia justru merupakan manifestasi paling nyata dari kegagalan diplomasi dan institusi perdamaian global? Dengan merujuk pada pemikiran para Pemenang Nobel Perdamaian — mulai dari Jimmy Carter, Mohamed ElBaradei, Shirin Ebadi, Barack Obama, hingga Beatrice Fihn — serta pernyataan resmi lembaga-lembaga pemenang Nobel seperti Komite Internasional Palang Merah (ICRC), Dokter Tanpa Batas (MSF), dan International Campaign to Abolish Nuclear Weapons (ICAN), essay ini berargumen bahwa framing ...

Uni Eropa (UE) semakin maju untuk Menjadi Kekuatan Multipolar Global

Gambar
Uni Eropa (UE) semakin maju untuk Menjadi Kekuatan Multipolar Global                                                                    Berdasarkan analisis terhadap dinamika geopolitik terkini, pernyataan bahwa Uni Eropa (UE) semakin maju untuk menjadi kekuatan multipolar global di samping China dan AS adalah sangat relevan dan akurat. Dunia saat ini sedang mengalami transisi sistemik dari era unipolar pimpinan Amerika Serikat menuju tatanan multipolar yang kompetitif . Dalam lanskap baru ini, Uni Eropa sedang berupaya keras untuk mereposisi dirinya dari sekadar pasar raksasa menjadi aktor geopolitik yang mandiri dan berpengaruh . Berikut adalah analisis mendalam mengenai posisi, langkah, dan tantangan Uni Eropa dalam mewujudkan ambisinya sebagai kutub kekuatan global. 1. Dari Pasar Menuju Kekuatan: Urgensi...

Satu Ekonom yang Percaya Dunia Bisa Diperbaiki : Menelusuri Pemikiran, Gagasan, dan Karya Jeffrey D. Sachs

Gambar
OPINI Satu Ekonom yang PercayaD unia Bisa Diperbaiki : Menelusuri Pemikiran, Gagasan, dan Karya Jeffrey D. Sachs Oleh: Asep Rohmandar  Ada sebuah pertanyaan yang mungkin terdengar naif: bisakah kemiskinan di dunia benar-benar dihapuskan? Bagi kebanyakan orang, ini terdengar seperti mimpi yang terlalu indah. Tapi bagi Jeffrey D. Sachs, pertanyaan itu bukan sekadar retorika. Ia adalah program kerja. Gambar Jeffrey D. Sachs (Tengah).  Sachs adalah ekonom asal Detroit yang pernah mendapat gelar B.A., M.A., dan Ph.D. dari Harvard sebelum mengajar di sana selama lebih dari dua puluh tahun. Hari ini ia menjabat sebagai University Professor di Columbia — gelar akademis tertinggi di kampus itu — sekaligus menjadi salah satu suara paling nyaring dalam perdebatan global tentang kemiskinan, iklim, dan perdamaian dunia. The New York Times pernah menyebutnya “mungkin ekonom paling penting di dunia.” Time magazine memasukkannya dua kali dalam daftar 100 orang paling berpengaruh. ...

Paguyuban Asep Dunia (PAD) : Ti Asep, Ku Asep, Keur (Sunda, Nusantara) Indonesia

Gambar
PAGUYUBAN ASEP DUNIA (PAD) Dari Nama Menuju Gerakan Sosial: Kiprah dan Kontribusi bagi Masyarakat Indonesia "Ti Asep, Ku Asep, Keur Indonesia" Abstrak Paguyuban Asep Dunia (PAD) merupakan organisasi sosial budaya yang unik dan fenomenal di Indonesia, lahir dari inisiatif sederhana di media sosial dan berkembang menjadi gerakan nasional yang berdampak luas. Berdiri secara resmi pada 1 Agustus 2010, PAD menyatukan para pemilik nama 'Asep' dari seluruh penjuru dunia dengan semangat pelestarian budaya Sunda, penguatan identitas lokal, dan kontribusi nyata bagi masyarakat. Artikel ini mengulas secara komprehensif sejarah pendirian, struktur organisasi, visi-misi, berbagai program sosial, prestasi, serta relevansi PAD dalam konteks kebangsaan Indonesia. 1. Pendahuluan Indonesia adalah negara dengan kekayaan budaya yang luar biasa, dihuni lebih dari 270 juta penduduk dari beragam suku, bahasa, dan tradisi. Di antara kekayaan itu, nama-nama lokal yang ...

Krisis Timur Tengah dan Suara PBB: Dari Medan Perang Hingga Hak Anak

Gambar
Krisis Timur Tengah dan Suara PBB: Dari Medan Perang Hingga Hak Anak Artikel Komprehensif — Maret 2026 Pendahuluan Kawasan Timur Tengah kembali membara. Dalam beberapa bulan terakhir, eskalasi militer yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran telah mendorong kawasan ini ke ambang konflik terluas sejak beberapa dekade. Di tengah deru rudal dan tangisan warga sipil, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) — sebagai penjaga perdamaian internasional — mengangkat suaranya dengan keras. Pernyataan-pernyataan resmi PBB, yang mencakup kondemnasi terhadap semua pihak yang berperang, seruan gencatan senjata, laporan kemanusiaan yang mengerikan di Gaza, hingga kampanye perlindungan anak yang menyentuh hati, membentuk sebuah narasi besar: bahwa hukum internasional harus dijunjung, dan bahwa tidak ada satu pun anak yang seharusnya menjadi korban perang. Artikel ini merangkum secara komprehensif seluruh pernyataan, posisi, dan seruan resmi PBB atas krisis regional Timur Tengah yang teng...

Saat Blood Moon di Ramadhan: Antara Sains, Spiritual, dan Rahasia Semesta Berbicara

Saat Blood Moon di Ramadhan: Antara Sains, Spiritual, dan Rahasia Semesta Berbicara Sore ini, Selasa 3 Maret 2026, langit Nusantara kedatangan tamu istimewa. Sebuah fenomena gerhana bulan total—yang dikenal dramatis dengan julukan "Blood Moon"—akan menghiasi cakrawala. Apa yang membuat peristiwa ini terasa begitu istimewa? Bukan hanya karena purnama akan berubah warna menjadi merah tembaga, tetapi karena ia hadir di tengah bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, sekitar 13 hingga 14 Ramadhan . Fenomena ini adalah undangan semesta untuk merenung: menyaksikan bagaimana hukum fisika bekerja dengan presisi, seraya meresapi makna spiritual yang diajarkan oleh agama. Mari kita telusuri gerhana ini dari tiga perspektif: sebagai peristiwa astronomi yang menakjubkan, sebagai momen ibadah yang sarat makna, dan sebagai jendela untuk membaca rahasia keteraturan alam semesta. 1. Sains di Balik "Blood Moon": Ketika Bumi Berpeluk Bayangan Secara astronomi, gerhana bulan total terjadi ke...