KABINET BAYANGAN: MEMBACA REKAYASA PENGAWASAN SIPIL
KABINET BAYANGAN: MEMBACA REKAYASA PENGAWASAN SIPIL TERHADAP PEMERINTAHAN PRABOWO–GIBRAN MELALUI KERANGKA INPUT–PROSES–OUTPUT–IMPACT (IPOI) Asep Rohmandar Masyarakat Peneliti Mandiri Kasundaan Nusantara, Jawa Barat, Indonesia Abstrak Pada 27 Juli 2026, koalisi masyarakat sipil yang terdiri atas akademisi, ekonom, dan aktivis meluncurkan “Kabinet Bayangan”, sebuah forum pengawasan alternatif terhadap Kabinet Merah Putih pemerintahan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka. Artikel ini menganalisis fenomena tersebut melalui kerangka Input–Proses–Output–Impact (IPOI) untuk memahami bagaimana modal sosial dan epistemik warga diubah menjadi mekanisme pembanding kebijakan berbasis data. Temuan menunjukkan bahwa Kabinet Bayangan lahir dari kesenjangan struktural check and balances — koalisi pemerintah yang gemuk, pengawasan DPR yang melemah, dan nyaris tiadanya oposisi formal — dan diproses melalui seleksi meritokratis 15 posisi zaken cabinet yang jauh lebih ramping dibanding 48 kementerian r...