Postingan

TEORI, FILOSOFI, DAN PRAKTIK KEBIJAKAN TATA KELOLA KESEHATAN YANG BAIK (GOOD HEALTH GOVERNANCE) DALAM PERSPEKTIF IPOI DAN MOOD

TEORI, FILOSOFI, DAN PRAKTIK KEBIJAKAN TATA KELOLA KESEHATAN YANG BAIK ( GOOD HEALTH GOVERNANCE) DALAM PERSPEKTIF IPOI DAN MOOD                                                                         Oleh  Asep Rohmandar                                                                                                    ABSTRAK Tata kelola kesehatan yang baik (Good Health Governance) merupakan fondasi fundamental bagi ketahanan sistem kesehatan nasional dan global. Pandemi COVID-19 telah membuka mata dunia bahwa tanpa kerangka tata kelola yang kokoh, sistem...

Fraud dalam JKN–BPJS Kesehatan

Gambar
  Analisis Risiko Fraud                                                                                                               Fraud dalam JKN–BPJS Kesehatan melibatkan berbagai stakeholder: fasilitas kesehatan, peserta, hingga pengelola program. Bentuknya mencakup phantom billing, manipulasi data peserta, tindakan medis berlebihan, hingga lemahnya pengawasan internal. Kerugian diperkirakan mencapai Rp20 triliun per tahun, sehingga penguatan tata kelola dan kolaborasi lintas lembaga menjadi krusial.   🏥 Jenis Fraud yang Terjadi 1. Phantom billing: Fasilitas kesehatan membuat klaim palsu atas layanan yang tidak pernah diberikan.   2. Manipulasi data peserta: Penggunaan ide...

Summary of Asian Development Bank Webinar on Global Value Chains (GVCs)

Gambar
Summary of Asian Development Bank Webinar on Global Value Chains (GVCs) Event Overview · Webinar: Asian Impact Webinar - Asian Development Policy Report 2026 · Speakers: Elisabetta Gentile, Hikari Ishido, Neil Foster-McGregor, Wenyin Cheng · Topic: Global Value Chains (GVCs), resilience, inclusivity, and the role of economics vs. geopolitics Key Discussion Points 1. Spatial Economics vs. Geopolitics in GVC Location Decisions A central question raised: "Traditionally, firms located different stages of production where costs, skills, and market opportunities were most attractive. Today, how much are these decisions still driven by economics, and how much by geopolitics?" Spatial Economics Factors (Agglomeration): · Local input-output linkages · Local thick markets · Local knowledge spillovers and positive externalities Spatial Economics Factors (Fragmentation/GVCs): · Scattered immobile factors (resources) · Land rent/cost of commuting · Congestion and negative exte...

Transformasi Paradigma Evaluasi Pendidikan Tinggi Indonesia 2026: Dari Output Kuantitatif Menuju Dampak Nyata dan Integritas Sistemik

Transformasi Paradigma Evaluasi Pendidikan Tinggi Indonesia 2026: Dari Output Kuantitatif Menuju Dampak Nyata dan Integritas Sistemik Pendahuluan: Titik Balik Sejarah Evaluasi Akademik Nasional Pendidikan tinggi di Indonesia sedang berada di ambang sebuah transformasi fundamental. Selama lebih dari dua dekade, narasi keberhasilan perguruan tinggi dan dosen di negeri ini didominasi oleh metrik kuantitatif yang seringkali reduktif. Jumlah publikasi, faktor dampak jurnal, dan sitasi menjadi "mata uang" utama dalam penilaian kinerja, akreditasi, hingga kenaikan jabatan fungsional akademik. Namun, era dominasi angka semata kini telah berakhir secara resmi. Melalui terbitnya Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kepmendiktisaintek) Nomor 358/M/KEP/2025, pemerintah Indonesia telah meletakkan batu fondasi baru bagi evaluasi perguruan tinggi yang akan berlaku penuh pada tahun 2026. Regulasi ini bukan sekadar pembaruan administratif atau penambahan jumlah indi...

Peran Swedia dalam NATO dan Geopolitik Uni Eropa: Transformasi Strategis di Tengah Ketidakpastian Global (2024-2026)

Peran Swedia dalam NATO dan Geopolitik Uni Eropa: Transformasi Strategis di Tengah Ketidakpastian Global (2024-2026) Abstrak Akses resmi Swedia ke dalam Organisasi Perjanjian Atlantik Utara (NATO) pada 7 Maret 2024 menandai akhir dari lebih dari dua abad kebijakan netralitas militer yang menjadi ciri khas identitas nasional negara Skandinavia tersebut. Perpindahan geopolitik yang bersejarah ini bukan sekadar perubahan aliansi administratif, melainkan sebuah rekalibrasi fundamental terhadap arsitektur keamanan Eropa Utara dan dinamika kekuasaan global. Esai komprehensif ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam peran Swedia dalam NATO dan posisinya dalam geometri geopolitik Uni Eropa (UE) selama periode transisi kritis 2024 hingga 2026. Melalui pendekatan analisis kualitatif yang menggabungkan teori realisme neoklasik, studi keamanan kritis, dan analisis kebijakan luar negeri, esai ini mengeksplorasi bagaimana Swedia menavigasi ketegangan antara tradisi diplomatiknya sebagai ...