Skandal Akademik di ISPPD 2026 — Ketika Celah Travel Grant Memicu Pemalsuan Riset Ilmiah
Skandal Akademik di ISPPD 2026 — Ketika Celah Travel Grant Memicu Pemalsuan Riset Ilmiah Pendahuluan Pada pertengahan Mei 2026, dunia akademik global dikejutkan oleh sebuah skandal yang melibatkan sejumlah warga negara Indonesia (WNI) dalam konferensi ilmiah internasional bergengsi. Konferensi ke-14 International Society of Pneumococcal and Pneumococcal Diseases (ISPPD) yang diselenggarakan di Kopenhagen, Denmark pada 17–21 Mei 2026——sebuah forum yang selama 14 tahun dikenal sebagai ajang terdepan bagi para ahli pneumonia di dunia——tiba-tiba menjadi pusat perhatian bukan karena terobosan ilmiahnya melainkan karena dugaan pelanggaran integritas akademik yang terjadi di dalamnya. Fakta-Fakta Utama Kasus Pelaku dan Latar Belakang Akademik Tiga nama utama yang disebut-sebut terlibat dalam dugaan pemalsuan riset ini adalah Prihantini (akrab disapa Titin), Rifaldy Fajar, dan Rini Winarti. Latar belakang akademik ketiganya cukup beragam. Prihantini menyelesaikan pendidikan Sarjana...