Menjawab Krisis Sunda H. Tatang Sumarsono, Menjadi Kemajuan dalam Kebhinekaan
OPINI | KEBHINEKAAN & KEBUDAYAAN Menjawab Krisis H. Tatang Sumarsono, Menjadi Kemajuan dalam Kebhinekaan Oleh: Rohmandar Asep | Maret 2026 “Krisis bukan akhir dari sebuah peradaban. Ia adalah titik balik — di mana sebuah komunitas memutuskan: apakah akan surut bersama gelombang, atau berdiri di atasnya.” Wacana tentang krisis identitas Sunda yang diangkat H. Tatang Sumarsono adalah panggilan refleksi yang terlambat lebih baik daripada tidak sama sekali. Namun refleksi saja tidak cukup. Indonesia sebagai bangsa tidak membutuhkan suku-suku yang meratapi masa lalunya — ia membutuhkan komunitas-komunitas yang mampu mengubah beban sejarah menjadi energi kemajuan, selaras dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika. Opini ini hadir sebagai sambungan dari dua tulisan sebelumnya: diagnosis krisis identitas Sunda dan strategi memperkuatnya. Kini tiba waktunya menjawab pertanyaan yang lebih besar: bagaimana krisis identitas etnis — bukan hanya Sunda, tetapi juga etnis-etnis lai...