Postingan

JEJAK POLITIK URANG SUNDA DALAM DIPLOMASI INTERNASIONAL

JEJAK POLITIK URANG SUNDA DALAM DIPLOMASI INTERNASIONAL: Dari Kerajaan Sunda Hingga Kiprah Diplomatik di Panggung Global Rohmandar Asep¹, Muchamad Nursam² ¹Masyarakat Politik Persemakmuran Nusantara  dan Masyarakat Peneliti Sundaland ²Pengamat dan Pemerhati Budaya Politik Masyarakat Sunda ABSTRAK Artikel ini mengkaji jejak historis dan kontribusi politik etnis Sunda dalam diplomasi internasional Indonesia, mulai dari era kerajaan Sunda Kuno hingga kiprah tokoh-tokoh Sunda dalam pembentukan kebijakan luar negeri Republik Indonesia. Menggunakan pendekatan historis-komparatif dan analisis wacana, penelitian ini menelusuri tiga dimensi utama: (1) tradisi diplomatik kerajaan Sunda yang bercirikan pragmatisme strategis dan kosmopolitanisme; (2) peran tokoh-tokoh Sunda dalam peristiwa-peristiwa diplomasi kunci seperti Konferensi Asia-Afrika 1955; dan (3) konstruksi identitas Sunda dalam konteks diplomasi budaya kontemporer. Temuan menunjukkan bahwa urang Sunda memiliki warisan diplomatik ...

Dari Nebula Matahari hingga Zaman Antroposen: Kajian Komprehensif atas 4,6 Miliar Tahun Evolusi Planet dan Kehidupan

SEJARAH BUMI Dari Nebula Matahari hingga Zaman Antroposen: Kajian Komprehensif atas 4,6 Miliar Tahun Evolusi Planet dan Kehidupan Disusun oleh: Asep Rohmandar Masyarakat Peneliti Mandiri Kasundaan Nusantara Abstrak Esai ini menyajikan kajian komprehensif mengenai sejarah Bumi sejak pembentukannya sekitar 4,6 miliar tahun lalu hingga kondisi terkini pada era Antroposen. Pembahasan mencakup tahap akresi planet dan pembentukan Bulan pada eon Hadean, kemunculan kehidupan mikroba pertama pada eon Arkean, peristiwa oksigenasi atmosfer dan glasiasi global pada Proterozoikum, radiasi kehidupan kompleks pada eon Fanerozoikum yang meliputi Ledakan Kambrium, kolonisasi daratan, serta lima peristiwa kepunahan massal utama. Esai ini juga menelaah kebangkitan mamalia dan evolusi manusia pada Kenozoikum, hingga transformasi Bumi akibat aktivitas antropogenik pada dua abad terakhir. Pendekatan yang digunakan bersifat interdisipliner, memadukan geologi, paleontologi, biologi evolusioner, dan ilmu iklim...

Arsitektur yang Usang: Krisis Legitimasi PBB di Abad ke-21

Gambar
Analisis Geopolitik & Hukum Internasional Arsitektur yang  Usang: Krisis Legitimasi PBB di Abad ke-21 Perserikatan Bangsa-Bangsa lahir dari abu Perang Dunia II—dirancang untuk dunia yang tak lagi ada. Delapan dekade kemudian, institusi yang seharusnya menjadi penjaga perdamaian dunia justru berdiri di persimpangan antara relevansi dan obsolensi total. Analisis Komprehensif                              Untuk  Tata Kelola Global Geopolitik PBB  Multilateralisme R eformasi Global 79 Tahun usia arsitektur DK PBB 5 Anggota tetap yang pegang veto 193 Negara anggota tanpa suara setara 21% Penurunan bantuan pembangunan 2025 01 Latar Belakang Warisan 1945 yang Terkurung Waktu Ketika para pendiri Perserikatan Bangsa-Bangsa berkumpul di San Francisco pada tahun 1945, mereka membawa satu obsesi tunggal: mencegah perang dunia ketiga. Piagam PBB yang mereka rancang mencerminkan trauma Perang Dunia II—sebuah ...

Dari Naskah Kuno menuju Metaverse: Linimasa "Ensiklopedia Sunda" dalam Lanskap Peradaban Nusantara

Gambar
Esai Dari Naskah Kuno menuju Metaverse: Linimasa "Ensiklopedia Sunda" dalam Lanskap Peradaban Nusantara Pendahuluan: Antara Hilang dan Ditemukan "Entah hilang atau dihilangkan. Entah sembunyi atau disembunyikan." Kalimat pembuka dari sebuah esai kontemporer tentang sejarah Sunda ini seolah merangkum dilema terbesar dalam upaya pendokumentasian peradaban di Tatar Pasundan. Di tengah panggung sejarah Indonesia yang didominasi narasi-narasi dari pusat-pusat kekuasaan Jawa, Sunda kerap diposisikan sebagai "the other", sebuah entitas yang redup dan misterius. Namun, apakah fakta sejarah Sunda benar-benar hilang? Ataukah ia hanya tersebar, tersimpan dalam format-format yang tak lagi mudah diakses oleh generasi modern? Berbeda dengan suku-suku lain di Indonesia, Sunda adalah satu-satunya suku bangsa di Indonesia yang memiliki ensiklopedia lengkap yang mendokumentasikan kekayaan budayanya. Namun, sebelum kita mengenal buku setebal 719 halaman itu, tela...

Melampaui Ujian Skripsi: Publikasi Ilmiah sebagai Alternatif Kelulusan yang Humanis dan Berkualitas

Gambar
Melampaui Ujian Skripsi: Publikasi Ilmiah sebagai Alternatif Kelulusan yang Humanis dan Berkualitas Pendahuluan Sistem pendidikan tinggi di Indonesia saat ini masih sangat bergantung pada ujian skripsi atau tugas akhir sebagai satu-satunya pintu gerbang kelulusan sarjana. Meskipun bertujuan untuk mengukur kompetensi akademik, realitas di lapangan menunjukkan bahwa mekanisme ini sering kali menjadi bumerang yang melukai kesehatan mental mahasiswa. Kasus-kasus viral seperti mahasiswi yang depresi akibat belasan kali pembatalan ujian membuktikan bahwa pendekatan "satu ukuran untuk semua" (one size fits all) tidak lagi relevan. Tekanan psikologis yang berlebihan justru kontraproduktif terhadap tujuan pendidikan itu sendiri. Oleh karena itu, diperlukan reformasi kebijakan yang berani namun tetap menjaga standar kualitas. Salah satu solusi paling komprehensif adalah memberikan opsi kelulusan berbasis publikasi jurnal ilmiah atau buku ajar/monograf bagi mahasiswa yang telah gagal da...

PETA JALAN MEMBANGUN NUSANTARA : Ekonomi Persemakmuran, Kedaulatan Bersama, dan Mata Uang Baru

PETA JALAN MEMBANGUN NUSANTARA Ekonomi Persemakmuran, Kedaulatan Bersama, dan Mata Uang Baru Menuju Masyarakat Adil, Makmur, dan Berkelanjutan bagi Semua Sebuah Esai Kajian Kebijakan Komprehensif Disusun oleh Asep Rohmandar Masyarakat Peneliti Mandiri Kasundaan Nusantara Agustus 2026 DAFTAR ISI 1. RINGKASAN EKSEKUTIF Esai ini menyusun sebuah peta jalan konseptual dan bertahap bagi gagasan pembangunan Nusantara melalui tiga pilar yang saling bertaut: Ekonomi Persemakmuran (Commonwealth Economy), Kedaulatan Bersama (Shared Sovereignty), dan Mata Uang Baru (New Common Currency). Gagasan ini dimaksudkan bukan sebagai cetak biru final, melainkan kerangka berpikir sistemik untuk merancang arsitektur ekonomi-politik kawasan yang lebih adil, makmur, dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat Nusantara.   Kedaulatan bersama bukan peniadaan kedaulatan nasional, melainkan perluasan ruang kendali kolektif atas persoalan yang tak dapat diselesaikan sendiri-sendiri. Kajian ini menemp...