Postingan

Pengembangan Biokomputer Ramah Lingkungan: Menuju Komputasi Berkelanjutan Berbasis Biologi

Pengembangan Biokomputer Ramah Lingkungan: Menuju Komputasi Berkelanjutan Berbasis Biologi I. Pendahuluan Krisis energi dan jejak karbon industri komputasi digital telah menjadi salah satu tantangan lingkungan paling mendesak di abad ke-21. Pusat data global diproyeksikan mengonsumsi sekitar 20% listrik dunia dan menyumbang hingga 5% emisi karbon global pada tahun 2025 (AI-Centric Management of Resources, 2025). Kondisi ini semakin diperparah oleh pertumbuhan eksponensial kebutuhan komputasi untuk melatih model kecerdasan buatan berskala besar, yang kebutuhan komputasinya meningkat 300.000 kali lipat antara tahun 2012 dan 2018 (Metrics and Evaluations for Sustainable AI, 2025). Di tengah situasi ini, biokomputer—sistem komputasi yang memanfaatkan materi biologis hidup seperti sel otak, DNA, dan mikroorganisme—muncul sebagai alternatif yang menjanjikan efisiensi energi luar biasa sekaligus keberlanjutan lingkungan. Biokomputer ramah lingkungan bukan sekadar wacana futuristik, melainkan ...

DESAIN USULAN MUATAN KURIKULUM JURUSAN BAHASA DAN SASTRA DI PERGURUAN TINGGI

  DESAIN USULAN MUATAN KURIKULUM JURUSAN BAHASA DAN SASTRA ASING DI PERGURUAN TINGGI Menyatukan Rumpun Ilmu Bahasa Berbasis Enam Bahasa Resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa Asep Rohmandar — Masyarakat Peneliti Mandiri Kasundaan Nusantara (MPMKN) Abstrak Struktur program studi bahasa dan sastra asing di perguruan tinggi Indonesia umumnya masih dirancang secara terpisah per bahasa — Sastra Inggris, Sastra Arab, Sastra Prancis, Sastra Mandarin, Sastra Rusia, dan Sastra Spanyol berdiri sebagai program studi mandiri dengan kurikulum, dosen tetap, dan sumber daya laboratorium bahasa yang tidak saling terhubung. Model fragmentatif ini menimbulkan inefisiensi kelembagaan, terutama pada perguruan tinggi kelas menengah yang harus menanggung biaya operasional enam program studi sekaligus dengan jumlah mahasiswa yang relatif kecil per program. Artikel ini mengusulkan desain muatan kurikulum yang menyatukan keenam bahasa tersebut ke dalam satu rumpun keilmuan — Rumpun Bahasa dan Sastra Multilateral...

Michio Kushi dan Ramalan Tahun 2033: Antara Visi Makrobiotik, Kritik, dan Distorsi Media Sosial

Michio Kushi dan Ramalan Tahun 2033: Antara Visi Makrobiotik, Kritik, dan Distorsi Media Sosial Fenomena viral di platform TikTok belakangan ini kembali menghadirkan sebuah klip ceramah lawas dari tahun 1984 yang dikaitkan dengan prediksi tentang keruntuhan peradaban pada tahun 2033. Klip tersebut menampilkan seorang pria paruh baya tengah menyampaikan ceramah dengan latar belakang tulisan "BECAUSE AS WE TALKED THIS", disertai teks terjemahan bahasa Indonesia yang menyebut tentang "menemukan cara ini kita sekarang pergi" dan angka tahun 2033. Konten tersebut diklaim sebagai "rekaman tahun 1984 dari seorang ahli tentang masa depan sampai 2033". Narasi yang beredar menyebutkan bahwa sang ahli telah memprediksi kehadiran komputer canggih pada tahun 2030 dan keruntuhan peradaban pada tahun 2033. Namun, penelusuran lebih mendalam terhadap sumber-sumber primer menunjukkan bahwa klaim-klaim tersebut perlu diluruskan secara komprehensif. Siapa Sebenarnya Michio Ku...

Museum Sri Baduga: Menelusuri Jejak Filologi Sunda Kuno dalam 163 Naskah Warisan Intelektual Leluhur

Museum Sri Baduga: Menelusuri Jejak Filologi Sunda Kuno dalam 163 Naskah Warisan Intelektual Leluhur BANDUNG — Di balik dinding bangunan berarsitektur rumah panggung khas Sunda di Jalan BKR Nomor 185, Kota Bandung, tersimpan warisan intelektual yang jauh lebih berharga daripada sekadar artefak fisik. Museum Negeri Provinsi Jawa Barat "Sri Baduga" mengoleksi 163 naskah kuno yang termasuk dalam klasifikasi filologika, sebuah khazanah yang menjadikannya sebagai salah satu pusat kajian filologi Sunda terpenting di Indonesia. Naskah-naskah ini bukan sekadar benda antik, melainkan jendela yang membuka pemahaman kita tentang kosmologi, pengobatan, sastra, dan sistem kepercayaan masyarakat Sunda masa lampau. Filologi: Ilmu yang Menghidupkan Naskah Kuno Filologi, secara harfiah berarti "cinta akan kata" atau "cinta akan ilmu", adalah disiplin ilmu yang mengkaji naskah kuno dari segi bahasa, aksara, isi, dan konteks sosial-budayanya. Naskah kuno yang tersimpan di Mu...

Riwayat Organisasi & Riset Asep Rohmandar

Gambar
       Riwayat Organisasi & Riset Asep Rohmandar                                                                    Asep Rohmandar (lahir 1978) adalah seorang penulis, peneliti, dan akademisi mandiri asal Bandung, Jawa Barat. Ia aktif memimpin lembaga riset kemasyarakatan dan menulis berbagai karya ilmiah serta buku seputar politik, kebijakan publik, dan pendidikan. [1, 2, 3, 4] Berikut adalah profil dan rekam jejak utama Asep Rohmandar: 1. Riwayat Organisasi & Riset Presiden Masyarakat Peneliti Kasundaan Nusantara (atau Sundaland Researcher Society), sebuah lembaga riset tempat ia aktif sebagai peneliti. Mantan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Sukapura, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung (periode 2006–2012). Sekretaris Jenderal APDK Jawa Barat (Asosiasi Perpustakaan...

Menavigasi Transformasi Digital di Era AI: Peluang dan Tantangan di Dunia Informatika

Gambar
Menavigasi Transformasi Digital di Era AI: Peluang dan Tantangan di Dunia Informatika Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam beberapa tahun terakhir telah melesat jauh melampaui ekspektasi. AI bukan lagi sekadar fiksi ilmiah, melainkan telah menjadi tulang punggung berbagai inovasi di industri modern. Bagi dunia informatika dan komputer, era ini menandai titik balik yang krusial. Transformasi digital yang didorong oleh AI bukan hanya tentang mengadopsi perangkat lunak baru, melainkan sebuah pergeseran paradigma dalam cara kita berpikir, bekerja, dan menciptakan solusi teknologi. Lanskap Baru Dunia Informatika Dahulu, bidang informatika identik dengan pemrograman manual, pemeliharaan jaringan, dan manajemen basis data konvensional. Kini, AI telah mengotomatisasi banyak tugas rutin tersebut. Algoritma machine learning dapat menulis kode dasar, mengoptimalkan sistem, dan menganalisis data dalam skala yang tidak mungkin dilakukan manusia dalam waktu sin...

Opini: Mitigasi Bencana, PJJ, dan Putusan MK dalam Kerangka Bencana Nasional

Opini: Mitigasi Bencana, PJJ, dan Putusan MK dalam Kerangka Bencana Nasional Pendahuluan Rentetan bencana yang melanda Indonesia—mulai dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang abunya menjangkau Jakarta hingga banjir besar di tiga provinsi Sumatera—kembali mengingatkan kita pada sebuah pertanyaan mendasar: sejauh mana negara hadir dalam melindungi warganya dari ancaman bencana? Tiga isu yang belakangan hangat diperbincangkan—mitigasi bencana, Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), dan Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang status bencana nasional—sebenarnya saling terkait dalam sebuah benang merah: bagaimana kita merespons bencana secara sistemik, bukan sekadar reaktif. Mitigasi Bencana: Antara Retorika dan Realitas Indonesia bukan pendatang baru dalam urusan bencana. Namun, rentetan erupsi gunung berapi seyogianya menjadi momentum untuk terus-menerus memperkuat dan menjaga keandalan sistem mitigasi nasional. Sayangnya, yang terjadi justru sebaliknya. Pendekatan kebencanaan di Indonesia masih te...