Postingan

Peluang Penemuan Bahan Baku Obat Penyakit Ginjal Langka

Gambar
Peluang Penemuan Bahan Baku Obat Penyakit Ginjal Langka Pendekatan Genetik dan Epigenetik atas Metabolit Bioaktif Tumbuhan Bakau (Mangrove) Asep Rohmandar Masyarakat Peneliti Mandiri Kasundaan Nusantara Abstrak Penyakit ginjal langka — mulai dari nefropati bawaan, sindrom tubulopati genetik, hingga penyakit ginjal polikistik dan galaktosemia dengan komplikasi renal — menghadapi kesenjangan terapi yang lebar karena populasi pasien kecil dan biaya riset obat baru yang sangat tinggi. Esai ini mengulas peluang memadukan dua ranah keilmuan yang berkembang pesat, yaitu genomik dan epigenetika, dengan salah satu gudang metabolit sekunder paling kaya di dunia tropis: ekosistem hutan bakau (mangrove). Ditinjau dari bukti nefroprotektif ekstrak Avicennia marina, potensi renoprotektif Sonneratia apetala pada gangguan asam urat, serta strategi genome mining dan aktivasi klaster gen biosintetik tersembunyi (silent biosynthetic gene clusters) melalui modifikasi epigenetik, esai ini berargumen bahwa ...

BPID Dalam Tangung Jawab Inflasi Para Kepala Daerah dan Mendagri

Gambar
Di tengah tekanan ekonomi nasional akibat pelemahan rupiah, perlambatan pertumbuhan, dan transisi kepemimpinan Bank Indonesia (BI), peran kepala daerah melalui Badan Penanggulangan Inflasi Daerah (BPID) serta koordinasi dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) menjadi sangat krusial. Meskipun kebijakan moneter dan fiskal nasional berada di ranah pemerintah pusat, dampaknya terhadap harga dan daya beli masyarakat sangat terasa di tingkat daerah. Berikut pemetaan peran dan tanggung jawab para kepala daerah dalam menghadapi krisis ini: 1. Instruksi Mendagri: Garda Terdepan Pengendalian Inflasi Daerah Mendagri Tito Karnavian secara aktif menginstruksikan seluruh gubernur, bupati, dan wali kota untuk bertindak cepat sebagai respons atas pelemahan rupiah. a· Pemantauan Harga Langsung: Kepala daerah diminta turun ke lapangan untuk memeriksa secara langsung dampak pelemahan rupiah terhadap harga barang, jasa, dan transportasi. Ini penting untuk mengantisipasi imported inflation (infl...

Konsep Good Commonwealth Governance dan Freedom Right for Alls dalam Bingkai Mistik Jalan di Nusantara Sundaland

Konsep Good Commonwealth Governance dan Freedom Right for Alls dalam Bingkai Mistik Jalan di Nusantara Sundaland                                                                     Oleh: Asep Rohmandar Pendahuluan: Menggali Peradaban dari Pangkal Jalan "Entah hilang atau dihilangkan. Entah sembunyi atau disembunyikan." Kalimat yang sempat menggema dalam diskursus sejarah Sunda ini terasa sangat tepat ketika kita berbicara tentang sebuah konsep peradaban yang mungkin paling radikal sekaligus paling kuno: peradaban tak berbiaya. Gagasan tentang kehidupan yang sejahtera tanpa beban ekonomi—di mana sekolah, kesehatan, bahkan kebutuhan pokok tidak lagi menjadi komoditas yang diperebutkan—sering dianggap sebagai utopia di era kapitalisme global. Namun, jika kita menyelam lebih dalam ke dalam laku spiritual dan sistem tata kel...

Menyoal Ensiklopedia Sunda Repository di Universitas Nottingham: Antara Logika, Komitmen, dan Kedaulatan Kebudayaan

Menyoal Ensiklopedia Sunda Repository di Universitas Nottingham: Antara Logika, Komitmen, dan Kedaulatan Kebudayaan Sebuah Analisis Kritis atas Lokasi Penyimpanan Digital Warisan Budaya Sunda Oleh: Rohmandar Asep Pendahulutan: Sebuah Pertanyaan yang Mengusik Di tengah euforia kebangkitan intelektual Sunda yang digelorakan oleh kolaborasi antara Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (Kang Dedi Mulyadi atau KDM) dan akademisi diaspora Prof. Bagus Muljadi dari Universitas Nottingham, muncul sebuah pertanyaan yang tak kalah mengusik: Mengapa warisan digital budaya Sunda—repository Ensiklopedia Sunda—justru disimpan di Inggris, meskipun proyek besar ini secara moral dan sebagian pendanaan didukung oleh pemerintah Jawa Barat? Mengapa tidak disimpan di Jawa Barat saja, sehingga akses bagi warga Sunda menjadi lebih mudah, murah, dan "merdeka" dari ketergantungan pada infrastruktur asing? Pertanyaan ini bukanlah sebuah tuduhan atau kecurigaan buta terhadap niat baik Prof. Bagus atau Gubern...

Mengarusutamakan Data: Urgensi Transformasi BPS menjadi Badan Data Nasional

Gambar
Mengarusutamakan Data: Urgensi Transformasi BPS menjadi Badan Data Nasional Oleh Asep Rohmandar                                                                                             Pendahuluan Data telah menjadi komoditas strategis abad ini—sumber daya yang tak kalah pentingnya dengan minyak dan gas bumi dalam menopang pertumbuhan ekonomi dan efektivitas kebijakan publik. Di tengah derasnya arus transformasi digital, kebutuhan akan data yang akurat, terintegrasi, dan mudah diakses semakin mendesak. Badan Pusat Statistik (BPS) selama ini memiliki peran sentral dalam pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data statistik di Indonesia. Namun, mandat BPS yang terbatas pada ranah statistik tradisional dinilai tidak lagi memadai untuk menjawab kompleksitas...

IMPLEMENTASI PERBAIKAN KERANGKA INPUT–PROSES–OUTPUT–IMPACT (IPOI) BAGI SEKOLAH DASAR DALAM PENGUATAN MUTU MENUJU AMBANG BATAS PISA

ESAI ANALITIS — KEBIJAKAN DAN MUTU PENDIDIKAN DASAR IMPLEMENTASI PERBAIKAN KERANGKA INPUT–PROSES–OUTPUT–IMPACT (IPOI) BAGI SEKOLAH DASAR DALAM PENGUATAN MUTU MENUJU AMBANG BATAS PISA Sebuah Analisis Komprehensif atas Strategi Peningkatan Mutu Pendidikan Dasar di Provinsi Jawa Barat Disusun oleh: Asep Rohmandar Masyarakat Peneliti Mandiri Kasundaan Nusantara Juli 2026 1. Pendahuluan Hasil Programme for International Student Assessment (PISA) 2022 menegaskan bahwa Indonesia masih menghadapi tantangan struktural dalam mutu pendidikan dasar dan menengah. Skor literasi membaca siswa Indonesia tercatat 359, matematika 366, dan sains 366—seluruhnya jauh di bawah rata-rata negara OECD yang berkisar 472–490. Yang lebih memprihatinkan, data menunjukkan hanya sekitar 25 persen siswa Indonesia yang mencapai Level 2 (ambang batas kompetensi minimum) pada literasi membaca, dan hanya sekitar 18 persen pada matematika—jauh tertinggal dari rata-rata OECD yang berada di atas 68 persen untuk kedua bidang...