AI, Ekonomi, dan Tantangan Global South: Analisis Komprehensif Peluang, Risiko, dan Roadmap Masa Depan

 AI, Ekonomi, dan Tantangan Global South: Analisis Komprehensif Peluang, Risiko, dan Roadmap Masa Depan

Oleh Asep Rohmandar
I. Pendahuluan

Perkembangan kecerdasan buatan (AI) telah menjadi kekuatan transformatif utama yang membentuk ulang ekonomi global, mempercepat digitalisasi, dan memicu perubahan mendalam dalam struktur sosial, politik, serta ekonomi negara-negara di seluruh dunia. Namun, di tengah gelombang inovasi ini, negara-negara Global South—yang mencakup sebagian besar Asia, Afrika, Amerika Latin, dan Oseania—menghadapi tantangan unik sekaligus peluang besar. Laporan ini menyajikan analisis mendalam tentang hubungan antara AI, ekonomi, dan tantangan global yang dihadapi oleh Global South, dengan fokus pada peluang sektoral, risiko pasar tenaga kerja, kesenjangan digital, tata kelola dan regulasi, kedaulatan data, jejak sumber daya, kapasitas riset, pendanaan, serta model kolaborasi. Studi kasus dari Indonesia, India, Kenya, Brasil, dan Afrika Selatan akan memperkaya pemahaman tentang dinamika lokal dan regional[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://blog.google/intl/id-id/company-news/outreach-initiatives/e-conomy-sea-2025-indonesia-pusat-kekuatan-ai-baru-asia-tenggara/?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "1")[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://www.undp.org/asia-pacific/publications/next-great-divergence?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "2")[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://thailand.un.org/en/311454-ai-risks-sparking-new-era-divergence-development-gaps-between-countries-widen-undp-report?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "3").


1. AI dan Ekonomi Global South: Gambaran Umum

1.1. Transformasi Digital dan AI sebagai Fondasi Ekonomi Baru

Tahun 2026 menandai era di mana transformasi digital dan AI bukan lagi sekadar tren, melainkan fondasi utama yang menggerakkan setiap sendi ekonomi global. AI telah menjadi katalisator utama dalam meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan inovasi di berbagai sektor, mulai dari manufaktur, pertanian, kesehatan, hingga layanan publik. Di negara-negara Global South, AI menawarkan potensi luar biasa untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, memperluas inklusi sosial, dan mengatasi tantangan pembangunan yang telah lama membelenggu[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://www.undp.org/asia-pacific/publications/next-great-divergence?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "2")[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://thailand.un.org/en/311454-ai-risks-sparking-new-era-divergence-development-gaps-between-countries-widen-undp-report?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "3").

Namun, adopsi AI juga memperlebar kesenjangan antara negara yang siap dan yang tertinggal secara digital. Laporan UNDP menyoroti bahwa tanpa kebijakan inklusif dan terencana, AI dapat memperbesar jurang pembangunan antara negara berpendapatan tinggi dan rendah, mengancam kemajuan sosial-ekonomi yang telah dicapai dalam beberapa dekade terakhir[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://www.undp.org/asia-pacific/publications/next-great-divergence?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "2")[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://thailand.un.org/en/311454-ai-risks-sparking-new-era-divergence-development-gaps-between-countries-widen-undp-report?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "3").

1.2. Dinamika Geopolitik dan Rantai Pasok Teknologi

Persaingan antara Amerika Serikat dan Tiongkok dalam pengembangan AI telah menciptakan dinamika geopolitik baru, memaksa negara-negara Global South untuk memilih antara dua ekosistem teknologi yang berbeda atau membangun jalur ketiga yang lebih inklusif dan berdaulat[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://nasional.kompas.com/read/2025/11/04/07480671/kedaulatan-data-dalam-pusaran-geopolitik-global?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "4"). Perlombaan dalam pengembangan semikonduktor, AI generatif, dan komputasi kuantum tidak hanya bersifat komersial tetapi juga strategis, membentuk aliansi dan memicu proteksionisme teknologi yang dapat mempengaruhi akses pasar dan ketersediaan inovasi di tingkat global[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://katadata.co.id/digital/teknologi/69fc10ba5c1ef/semikonduktor-jadi-kekuatan-baru-ri-berpotensi-masuk-rantai-industri-ai?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "5").


 2. Peluang Sektoral AI di Global South

2.1. Kesehatan: Diagnostik, Telemedicine, dan Efisiensi Layanan

AI telah merevolusi sektor kesehatan di Global South melalui peningkatan diagnosis penyakit, personalisasi perawatan, dan efisiensi layanan. Di India, algoritma AI digunakan untuk deteksi dini kanker dan pengelolaan penyakit kronis, sementara di Afrika, sistem pendukung keputusan klinis membantu petugas kesehatan di daerah terpencil melakukan diagnosis tuberkulosis berbasis analisis suara batuk[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://www.analyticsinsight.net/artificial-intelligence/how-india-embraced-ai-in-2024-transforming-lives-one-algorithm-at-a-time?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "6"). Di Indonesia, rumah sakit seperti RSPON dan RS Kanker Dharmais telah memanfaatkan AI untuk skrining kanker dan tuberkulosis.

AI juga memungkinkan telemedicine yang lebih efektif, menjembatani kesenjangan layanan antara wilayah urban dan rural. Platform seperti Wadhwani AI telah memberdayakan ratusan ribu tenaga kesehatan untuk melakukan konsultasi harian berbasis AI, mengatasi kekurangan tenaga medis terlatih di daerah pedesaan.

2.2. Pertanian: Pertanian Presisi dan Ketahanan Pangan

Pertanian presisi berbasis AI dan IoT memungkinkan petani mengoptimalkan penggunaan input (air, pupuk, pestisida), meningkatkan hasil panen, dan mengurangi limbah. Sensor, drone, dan citra satelit yang dianalisis AI memberikan rekomendasi spesifik untuk setiap bagian lahan, meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://www.agrotechnomarket.com/2025/05/pertanian-presisi-teknologi-ai-drone-iot.html?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "7")[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://kebunlestari.id/revolusi-hijau-4-0-menggunakan-teknologi-iot-dan-ai-untuk-pertanian-presisi?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "8"). Studi di Jawa Barat menunjukkan penerapan AI untuk deteksi hama mampu menekan kerugian panen hingga 30%[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://kebunlestari.id/revolusi-hijau-4-0-menggunakan-teknologi-iot-dan-ai-untuk-pertanian-presisi?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "8").

Selain itu, AI membantu memprediksi cuaca, mengelola rantai pasok hasil pertanian, dan mengidentifikasi risiko penyakit tanaman secara dini. Inovasi ini sangat penting untuk menghadapi perubahan iklim dan memastikan ketahanan pangan di negara-negara berkembang[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://www.agrotechnomarket.com/2025/05/pertanian-presisi-teknologi-ai-drone-iot.html?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "7")[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://kebunlestari.id/revolusi-hijau-4-0-menggunakan-teknologi-iot-dan-ai-untuk-pertanian-presisi?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "8").

2.3. Pendidikan: Personalisasi Pembelajaran dan Inklusi Digital

AI mendorong transformasi pendidikan melalui platform pembelajaran adaptif, analitik pembelajaran, dan sistem rekomendasi yang mempersonalisasi pengalaman belajar siswa[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://pgsd.fip.unesa.ac.id/post/pengenalan-kurikulum-ai-nasional-jadi-langkah-strategis-menuju-transformasi-pendidikan-global?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "9")[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://pusdastra.uma.ac.id/2025/10/24/desain-kurikulum-hijau-berbasis-ai-arah-baru-pendidikan-tinggi-berkelanjutan/?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "10"). Di India, AI telah meningkatkan keterlibatan siswa hingga 40% dan memperluas akses pendidikan ke daerah terpencil[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://www.analyticsinsight.net/artificial-intelligence/how-india-embraced-ai-in-2024-transforming-lives-one-algorithm-at-a-time?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "6"). Kurikulum AI nasional mulai diperkenalkan di berbagai negara untuk menyiapkan generasi muda menghadapi era digital, menumbuhkan minat pada STEM, dan memperkecil kesenjangan digital antarwilayah[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://pgsd.fip.unesa.ac.id/post/pengenalan-kurikulum-ai-nasional-jadi-langkah-strategis-menuju-transformasi-pendidikan-global?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "9")[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://pusdastra.uma.ac.id/2025/10/24/desain-kurikulum-hijau-berbasis-ai-arah-baru-pendidikan-tinggi-berkelanjutan/?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "10").

2.4. Layanan Publik: Efisiensi, Transparansi, dan Responsivitas

AI telah meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan publik melalui chatbot, analisis data cerdas, dan sistem rekomendasi untuk pengambilan keputusan pemerintah[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://www.researchgate.net/publication/374076053_Implementasi_Artificial_Intelligence_pada_Pelayanan_Publik/fulltext/650c5d9ed5293c106ccd1b2c/Implementasi-Artificial-Intelligence-pada-Pelayanan-Publik.pdf?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "11"). Contoh nyata di Bangkok (Traffy Fondue) dan Singapura (Moments of Life) menunjukkan bagaimana AI memangkas waktu pengurusan dokumen dan meningkatkan responsivitas pemerintah terhadap kebutuhan warga[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://thailand.un.org/en/311454-ai-risks-sparking-new-era-divergence-development-gaps-between-countries-widen-undp-report?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "3"). Di Indonesia, AI digunakan untuk pengelolaan data kependudukan, analisis sentimen media sosial, dan deteksi kecurangan dalam layanan publik[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://www.researchgate.net/publication/374076053_Implementasi_Artificial_Intelligence_pada_Pelayanan_Publik/fulltext/650c5d9ed5293c106ccd1b2c/Implementasi-Artificial-Intelligence-pada-Pelayanan-Publik.pdf?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "11").


3. Risiko dan Tantangan Pasar Tenaga Kerja

3.1. Otomatisasi, Pengurangan Pekerjaan, dan Kesenjangan Keterampilan

Otomatisasi berbasis AI membawa risiko pengurangan pekerjaan, terutama di sektor yang didominasi tugas rutin dan administratif. Laporan ILO dan PBB menunjukkan bahwa pekerjaan perempuan tiga kali lebih rentan terhadap otomatisasi dibandingkan laki-laki, terutama di negara berpenghasilan tinggi dan menengah[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://telset.id/news/ai/ai-perparah-kesenjangan-gender-di-dunia-kerja-risiko-wanita-3-kali-lipat?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "12")[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://www.topik.id/2025/10/riset-pbb-revolusi-ai-paling-mengancam-pekerjaan-perempuan.html?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "13"). Di Amerika Serikat, antara 2000–2019, sekitar 3,5 juta perempuan kehilangan pekerjaan administratif akibat digitalisasi dan otomatisasi[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://www.topik.id/2025/10/riset-pbb-revolusi-ai-paling-mengancam-pekerjaan-perempuan.html?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "13").

Namun, AI juga menciptakan pekerjaan baru di bidang teknologi digital, analitik data, dan pengelolaan sistem AI. Tantangannya adalah memastikan tenaga kerja memiliki keterampilan yang relevan melalui pelatihan ulang (reskilling) dan peningkatan keterampilan (upskilling)[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://jurnal.penerbitwidina.com/index.php/KONTAN/article/download/553/1246?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "14")[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://trendtech.id/laporan-apac-ai-outlook-2025/?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "15").

 3.2. Gig Economy dan Platform Digital

Ekonomi gig yang diperkuat oleh platform AI menawarkan fleksibilitas dan peluang baru, tetapi juga membawa risiko ketidakpastian kerja, upah rendah, dan kurangnya perlindungan sosial, terutama bagi perempuan dan kelompok rentan[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://www.topik.id/2025/10/riset-pbb-revolusi-ai-paling-mengancam-pekerjaan-perempuan.html?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "13"). Kebijakan proaktif diperlukan untuk melindungi pekerja platform dan memastikan inklusi sosial dalam ekonomi digital.

3.3. Tantangan Etika dan Privasi di Tempat Kerja

AI di tempat kerja menimbulkan tantangan baru terkait privasi data, pengawasan algoritmik, dan pengambilan keputusan otomatis yang dapat berdampak pada hak pekerja[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://ayosehat.kemkes.go.id/revolusi-keselamatan-dan-kesehatan-kerja-peran-digitalisasi-dan-artifical-intelligence-di-tempat-kerja?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "16"). Regulasi dan tata kelola yang kuat diperlukan untuk memastikan penggunaan AI yang adil, transparan, dan akuntabel di lingkungan kerja.


4. Kesenjangan Digital dan Infrastruktur Konektivitas

4.1. Ketimpangan Akses Internet dan Perangkat

Kesenjangan digital di Global South masih sangat lebar, baik antarnegara maupun antara wilayah perkotaan dan perdesaan. Di Indonesia, akses internet nasional mencapai 72,78% pada 2024, tetapi di Papua Pegunungan hanya 6,76%, sementara di Kepulauan Riau mencapai 89,26%[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://pojokstatistikui.medium.com/seberapa-siap-indonesia-di-era-digital-potret-akses-internet-dan-kesenjangan-digital-tahun-2024-0553ce1b3a53?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "17"). Kepemilikan komputer di rumah tangga nasional hanya 18,52%, dengan DKI Jakarta tertinggi (39,33%) dan Papua Pegunungan terendah (2,31%)[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://pojokstatistikui.medium.com/seberapa-siap-indonesia-di-era-digital-potret-akses-internet-dan-kesenjangan-digital-tahun-2024-0553ce1b3a53?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "17").

Kepemilikan ponsel lebih merata (92,92% nasional), tetapi tetap ada provinsi dengan akses sangat rendah. Ketimpangan ini berdampak pada kemampuan masyarakat untuk mengakses layanan digital, pendidikan, dan peluang ekonomi berbasis AI.

4.2. Infrastruktur Telekomunikasi dan Energi

Pembangunan infrastruktur telekomunikasi (BTS, fiber optik, pusat data) dan energi yang andal menjadi prasyarat utama untuk adopsi AI yang inklusif. Investasi besar diperlukan untuk memperluas jaringan ke daerah terpencil dan memastikan ketersediaan listrik yang stabil, terutama untuk mendukung pusat data dan aplikasi AI yang intensif sumber daya[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://hypeabis.id/read/53347/ai-diperkirakan-konsumsi-lebih-dari-50-persen-energi-data-center?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "18")[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://www.iea.org/reports/energy-and-ai/energy-supply-for-ai?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "19").


5. Regulasi, Tata Kelola AI, dan Kedaulatan Data

5.1. Regulasi Nasional dan Internasional

Negara-negara maju telah mengembangkan kerangka regulasi AI yang komprehensif, seperti Executive Order 14110 di AS, AI Act di Uni Eropa, dan regulasi khusus di Tiongkok dan Korea Selatan[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://artificialintelligenceact.eu/the-act/?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "20")[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://www.ibm.com/id-id/think/topics/eu-ai-act?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "21"). Di Global South, regulasi AI masih dalam tahap awal, dengan beberapa negara seperti Brasil, Chile, dan Afrika Selatan mulai merumuskan kebijakan berbasis risiko dan berpusat pada hak asasi manusia[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://megatek.ai/id/regulation/plano-brasileiro-de-inteligencia-artificial-pbia/?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "22")[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://inet.detik.com/cyberlife/d-8475107/afrika-selatan-tarik-rancangan-undang-undang-ketahuan-dibuat-ai?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "23").

Indonesia tengah merampungkan Peraturan Presiden tentang penggunaan AI, yang akan mengatur keamanan, keselamatan, etika, dan peta jalan AI nasional[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://nasional.kompas.com/read/2025/10/17/21101901/pemerintah-bakal-terbitkan-perpres-penggunaan-ai?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "24"). Kolaborasi regional dan forum multilateral seperti M20 dan UNESCO Global Forum for Ethics of AI menjadi platform penting untuk memperkuat posisi negara-negara Global South dalam tata kelola AI global.

5.2. Kedaulatan Data, Privasi, dan Aliran Data Lintas Batas

Kedaulatan data menjadi isu strategis di era digital. Negara-negara Global South menghadapi tantangan besar dalam mengatur, melindungi, dan mengelola data warganya di tengah dominasi platform global dan infrastruktur asing[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://nasional.kompas.com/read/2025/11/04/07480671/kedaulatan-data-dalam-pusaran-geopolitik-global?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "4"). Kebijakan seperti Nuvem Soberana di Brasil dan Satu Data Indonesia bertujuan memperkuat kontrol nasional atas data dan mengurangi ketergantungan pada penyedia cloud internasional[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://megatek.ai/id/regulation/plano-brasileiro-de-inteligencia-artificial-pbia/?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "22")[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://unesdoc.unesco.org/ark:/48223/pf0000392317_ind?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "25").

Perlindungan data pribadi, privasi, dan keamanan siber menjadi semakin penting, terutama setelah insiden kebocoran data dan serangan siber yang menargetkan pusat data nasional[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://nasional.kompas.com/read/2025/11/04/07480671/kedaulatan-data-dalam-pusaran-geopolitik-global?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "4"). Regulasi seperti UU Perlindungan Data Pribadi di Indonesia dan kebijakan privasi baru dari OpenAI menunjukkan respons terhadap tekanan regulasi global dan kebutuhan akan transparansi serta kontrol pengguna atas data mereka[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://perspektif.co.id/artikel/openai-ubah-kebijakan-privasi-global-pengguna-bisa-kendalikan-data-batasi-pelatihan-ai-dan-atur-preferensi-iklan?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "26").

 5.3. Etika, Bias Algoritmik, dan Hak Asasi Manusia

Bias algoritmik dalam AI dapat memperkuat diskriminasi gender, ras, dan sosial ekonomi jika tidak diatasi secara sistematis[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://www.ibm.com/id-id/think/topics/algorithmic-bias?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "27")[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://id.linkedin.com/pulse/algorithmic-bias-todays-world-implications-real-life-yadavilli?tl=id&citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "28"). Audit algoritmik, transparansi, dan keterlibatan multidisipliner menjadi kunci untuk mengurangi bias dan memastikan AI yang adil serta inklusif. Regulasi seperti AI Act Uni Eropa menetapkan standar tata kelola dan etika yang dapat menjadi acuan global[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://artificialintelligenceact.eu/the-act/?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "20")[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://www.ibm.com/id-id/think/topics/eu-ai-act?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "21").



6. Energi, Lingkungan, dan Jejak Sumber Daya AI

 6.1. Konsumsi Energi dan Jejak Karbon

AI, terutama model besar dan pusat data, membutuhkan daya listrik yang sangat besar. Diperkirakan pada 2028, beban kerja AI akan menyumbang lebih dari 50% konsumsi daya pusat data global[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://hypeabis.id/read/53347/ai-diperkirakan-konsumsi-lebih-dari-50-persen-energi-data-center?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "18")[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://www.iea.org/reports/energy-and-ai/energy-supply-for-ai?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "19"). Sumber energi utama masih didominasi batu bara dan gas alam, meski porsi energi terbarukan terus meningkat. Di Tiongkok, 70% listrik pusat data berasal dari batu bara, sementara di AS didominasi gas alam dan energi terbarukan[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://www.iea.org/reports/energy-and-ai/energy-supply-for-ai?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "19").

Jejak karbon, penggunaan air untuk pendinginan, dan limbah elektronik menjadi tantangan lingkungan yang serius. Praktik green software engineering, penggunaan energi terbarukan, dan desain perangkat keras yang efisien menjadi solusi yang didorong oleh berbagai pihak[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://hypeabis.id/read/53347/ai-diperkirakan-konsumsi-lebih-dari-50-persen-energi-data-center?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "18").

6.2. Ekonomi Sirkular dan Pengelolaan Sumber Daya

AI juga dapat menjadi solusi untuk pengelolaan sumber daya yang lebih efisien, seperti optimalisasi jaringan energi, prediksi risiko lingkungan, dan konservasi air[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://hypeabis.id/read/53347/ai-diperkirakan-konsumsi-lebih-dari-50-persen-energi-data-center?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "18"). Namun, penambangan mineral langka untuk produksi perangkat keras AI menimbulkan tantangan baru terkait keberlanjutan dan keadilan rantai pasok global.


 7. Kapasitas Riset, Paten, dan Talenta AI

7.1. Kesenjangan Kapasitas Riset dan Paten

Negara-negara Global South masih tertinggal dalam produksi riset dan paten AI. Misalnya, India hanya menghasilkan sekitar 12% publikasi penelitian AI global dan kurang dari 1% paten AI dunia, meski tingkat adopsi pengguna sangat tinggi. Dominasi paten dan riset AI masih dipegang oleh Tiongkok, AS, dan negara maju lainnya[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://thailand.un.org/en/311454-ai-risks-sparking-new-era-divergence-development-gaps-between-countries-widen-undp-report?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "3").

 7.2. Pengembangan Talenta dan Pendidikan AI

Kekurangan talenta AI menjadi tantangan utama di Global South. Program pelatihan, bootcamp, dan inisiatif komunitas seperti Masakhane, Ghana NLP, Deep Learning Indaba, dan AI Saturdays Lagos berperan penting dalam membangun keahlian lokal[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://indiaai.gov.in/?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "29"). Di Indonesia, program AI Talent Factory dan kemitraan dengan NVIDIA AI Centre di Solo melatih ribuan talenta lokal melalui ekosistem pentahelix[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://fs-institute.org/adopsi-ai-kolaborasi-publik-swasta-ekonomi-digital-ri/?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "30")[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://katadata.co.id/digital/teknologi/69fc10ba5c1ef/semikonduktor-jadi-kekuatan-baru-ri-berpotensi-masuk-rantai-industri-ai?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "5").

Pengenalan kurikulum AI nasional di tingkat pendidikan dasar hingga tinggi menjadi langkah strategis untuk menyiapkan generasi muda menghadapi era digital dan memperkecil kesenjangan keterampilan[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://pgsd.fip.unesa.ac.id/post/pengenalan-kurikulum-ai-nasional-jadi-langkah-strategis-menuju-transformasi-pendidikan-global?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "9")[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://pusdastra.uma.ac.id/2025/10/24/desain-kurikulum-hijau-berbasis-ai-arah-baru-pendidikan-tinggi-berkelanjutan/?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "10").


8. Pendanaan, Investasi, dan Model Pembiayaan AI

8.1. Investasi Global dan Ketimpangan Akses Modal

Investasi global di bidang AI sangat besar, dengan proyek seperti Stargate yang didukung OpenAI, Oracle, dan SoftBank mencapai nilai USD 500 miliar untuk pembangunan pusat data dan infrastruktur AI generasi berikutnya[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://www.liputan6.com/tekno/read/6167634/proyek-stargate-openai-capai-investasi-rp-6672-triliun-siap-bangun-5-data-center-ai-terbesar-dunia?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "31")[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://ratudetektif.com/stargate-project-2025-investasi-ai/?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "32"). Namun, sebagian besar investasi ini terkonsentrasi di negara maju, sementara negara-negara Global South masih menghadapi keterbatasan akses modal dan pendanaan untuk startup serta riset AI[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://blog.google/intl/id-id/company-news/outreach-initiatives/e-conomy-sea-2025-indonesia-pusat-kekuatan-ai-baru-asia-tenggara/?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "1")[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://trendtech.id/laporan-apac-ai-outlook-2025/?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "15").

8.2. Model Pembiayaan Inovatif dan Dana Berdaulat

Beberapa negara mulai mengembangkan model pembiayaan inovatif, seperti Sovereign AI Fund di Indonesia dan dana investasi khusus untuk startup AI di Brasil[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://fs-institute.org/adopsi-ai-kolaborasi-publik-swasta-ekonomi-digital-ri/?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "30")[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://megatek.ai/id/regulation/plano-brasileiro-de-inteligencia-artificial-pbia/?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "22")[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://investmentpolicy.unctad.org/investment-policy-monitor/measures/4930/brazil-launches-the-brazilian-artificial-intelligence-plan-2024-2028?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "33"). Kolaborasi publik-swasta dan kemitraan internasional menjadi kunci untuk mempercepat pengembangan ekosistem AI yang inklusif dan berkelanjutan.


9. Peran Organisasi Internasional dan Multilateralisme

 9.1. Tata Kelola Global dan Standar Internasional

Organisasi internasional seperti PBB, UNESCO, UNDP, dan ILO memainkan peran penting dalam mendorong tata kelola AI yang inklusif, etis, dan berbasis hak asasi manusia[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://www.undp.org/digital/ai?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "34")[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://unsouthsouth.org/wp-content/uploads/2025/05/ILO-side-event-HLC-2025.pdf?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "35"). Panel Penasihat Tingkat Tinggi PBB tentang AI memberikan rekomendasi untuk tata kelola internasional yang kolaboratif dan berbasis kerja sama multilateral.

Forum-forum global seperti G20, BRICS, dan M20 menjadi platform advokasi bagi negara-negara Global South untuk memperjuangkan kepentingan mereka dalam pembentukan regulasi dan standar AI global[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://unsouthsouth.org/wp-content/uploads/2025/05/ILO-side-event-HLC-2025.pdf?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "35").

9.2. Kolaborasi Selatan-Selatan dan Capacity Building

Kerja sama Selatan-Selatan (South-South Cooperation) menjadi mekanisme penting untuk berbagi pengetahuan, membangun kapasitas, dan memperkuat solidaritas antarnegara berkembang dalam menghadapi tantangan AI dan digitalisasi[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://unsouthsouth.org/wp-content/uploads/2025/05/ILO-side-event-HLC-2025.pdf?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "35"). Inisiatif seperti BRICS EWG dan G20 EWG membahas strategi bersama untuk adopsi AI yang inklusif dan berkelanjutan.


10. Peran Perusahaan Teknologi Besar dan Ekosistem Swasta

10.1. Dominasi Platform Global dan Imperialisme Algoritmik

Perusahaan teknologi besar seperti Google, Meta, Microsoft, dan OpenAI mendominasi pengembangan AI global, mengendalikan infrastruktur, data, dan narasi digital di banyak negara Global South[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://nasional.kompas.com/read/2025/11/04/07480671/kedaulatan-data-dalam-pusaran-geopolitik-global?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "4"). Ketergantungan pada perangkat lunak dan platform asing menimbulkan risiko imperialisme algoritmik dan kolonialisme digital, di mana negara berkembang menjadi penyedia data bagi negara maju yang mengolah dan memonetisasinya[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://nasional.kompas.com/read/2025/11/04/07480671/kedaulatan-data-dalam-pusaran-geopolitik-global?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "4").

10.2. Kolaborasi Publik–Swasta dan Inovasi Lokal

Kolaborasi publik–swasta menjadi kunci untuk mempercepat adopsi AI di ekonomi digital Global South. Inisiatif seperti NVIDIA AI Centre di Solo, pengembangan QRIS, dan penyusunan AI FinTech ethical guidelines oleh OJK di Indonesia menunjukkan sinergi antara pemerintah, industri, dan akademia dalam membangun ekosistem AI yang inklusif dan inovatif[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://fs-institute.org/adopsi-ai-kolaborasi-publik-swasta-ekonomi-digital-ri/?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "30").


11. Model Kolaborasi: Kemitraan Publik–Swasta dan Capacity Building

 11.1. Kemitraan Strategis dan Ekosistem Inovasi

Kemitraan publik–swasta (PPP) dan model capacity building menjadi strategi utama untuk mengatasi keterbatasan sumber daya, memperkuat riset, dan memperluas adopsi AI di sektor-sektor strategis[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://fs-institute.org/adopsi-ai-kolaborasi-publik-swasta-ekonomi-digital-ri/?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "30")[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://unsouthsouth.org/wp-content/uploads/2025/05/ILO-side-event-HLC-2025.pdf?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "35"). Kolaborasi lintas sektor memungkinkan transfer teknologi, pengembangan talenta, dan inovasi yang relevan dengan konteks lokal.

11.2. Studi Kasus Kolaborasi di Berbagai Negara

- India: Pemerintah mendanai riset AI, mendorong kolaborasi akademia-industri, dan mengembangkan program pelatihan AI untuk jutaan siswa[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://www.analyticsinsight.net/artificial-intelligence/how-india-embraced-ai-in-2024-transforming-lives-one-algorithm-at-a-time?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "6")[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://indiaai.gov.in/?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "29").
- Kenya dan Afrika Timur: Komunitas seperti Data Science Africa dan Deep Learning Indaba membangun keahlian lokal melalui workshop, bootcamp, dan kolaborasi riset.
- Brasil: PBIA (Plano Brasileiro de InteligĂȘncia Artificial) mengalokasikan dana besar untuk infrastruktur, pelatihan, dan inovasi domestik, serta mendorong pengembangan model bahasa lokal[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://megatek.ai/id/regulation/plano-brasileiro-de-inteligencia-artificial-pbia/?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "22")[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://investmentpolicy.unctad.org/investment-policy-monitor/measures/4930/brazil-launches-the-brazilian-artificial-intelligence-plan-2024-2028?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "33").


 12. Studi Kasus Negara Global South

 12.1. Indonesia: Kebijakan, Inisiatif, dan Peluang

Indonesia memimpin Asia Tenggara dalam adopsi AI, dengan 80% pengguna berinteraksi dengan AI setiap hari dan pertumbuhan pendapatan aplikasi AI sebesar 127% YoY[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://blog.google/intl/id-id/company-news/outreach-initiatives/e-conomy-sea-2025-indonesia-pusat-kekuatan-ai-baru-asia-tenggara/?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "1"). Namun, jumlah startup AI dan porsi pendanaan masih jauh di bawah pusat regional seperti Singapura. Pemerintah telah meluncurkan Strategi Nasional AI (STRANAS AI) 2020–2045, dengan fokus pada etika, pengembangan talenta, infrastruktur, dan riset inovasi industri[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://portal.komdigi.go.id/kanal-publik/berita-kini/9504?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "36").

Tantangan utama meliputi kurangnya tenaga ahli, keterbatasan infrastruktur, dan kebutuhan regulasi yang kuat. Peluang besar terbuka di sektor kesehatan, pendidikan, ketahanan pangan, dan kota pintar. Kolaborasi internasional dan kemitraan publik–swasta menjadi kunci untuk mempercepat pengembangan ekosistem AI nasional[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://fs-institute.org/adopsi-ai-kolaborasi-publik-swasta-ekonomi-digital-ri/?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "30")[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://portal.komdigi.go.id/kanal-publik/berita-kini/9504?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "36").

12.2. India: Adopsi, Inovasi, dan Ketergantungan

India mengalami lonjakan adopsi AI, dengan 35,6% orang dewasa sering menggunakan ChatGPT dan pertumbuhan pasar AI sebesar 45% YoY[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://www.analyticsinsight.net/artificial-intelligence/how-india-embraced-ai-in-2024-transforming-lives-one-algorithm-at-a-time?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "6")[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://data.goodstats.id/statistic/10-negara-yang-paling-sering-pakai-chatgpt-pertengahan-2025-z5AHJ?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "37"). Pemerintah mendanai riset, mengembangkan kurikulum AI nasional, dan membangun ekosistem startup yang dinamis. Namun, kontribusi pada riset dan paten AI global masih rendah, menandakan ketergantungan pada teknologi asing dan perlunya penguatan inovasi domestik[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://indiaai.gov.in/?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "29").

12.3. Kenya dan Afrika Timur: Adopsi AI untuk Layanan Publik

Kenya memimpin penggunaan ChatGPT di Afrika (42,1% pengguna internet dewasa) dan menjadi pusat inovasi AI di Afrika Timur[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://data.goodstats.id/statistic/10-negara-yang-paling-sering-pakai-chatgpt-pertengahan-2025-z5AHJ?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "37"). Komunitas riset dan inisiatif akar rumput seperti Masakhane dan Ghana NLP berperan penting dalam pengembangan dataset lokal dan teknologi pemrosesan bahasa alami untuk bahasa-bahasa Afrika.

 12.4. Brasil dan Amerika Latin: Kedaulatan Data dan Inklusi

Brasil meluncurkan PBIA 2024–2028 dengan anggaran R$ 23 miliar untuk infrastruktur AI, pelatihan, dan inovasi domestik[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://megatek.ai/id/regulation/plano-brasileiro-de-inteligencia-artificial-pbia/?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "22")[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://investmentpolicy.unctad.org/investment-policy-monitor/measures/4930/brazil-launches-the-brazilian-artificial-intelligence-plan-2024-2028?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "33"). Inisiatif Nuvem Soberana dan SoberanIA menekankan pentingnya kedaulatan data dan pengembangan model bahasa lokal. Pendanaan khusus untuk startup AI mendorong pertumbuhan ekosistem inovasi di Amerika Latin.

12.5. Afrika Selatan: Regulasi dan Industri Lokal

Afrika Selatan menghadapi tantangan dalam merumuskan regulasi AI yang kredibel, setelah insiden draf kebijakan yang dibuat AI dan mengandung referensi fiktif[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://inet.detik.com/cyberlife/d-8475107/afrika-selatan-tarik-rancangan-undang-undang-ketahuan-dibuat-ai?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "23"). Pemerintah berkomitmen untuk mempercepat adopsi AI yang bertanggung jawab melalui hibah, keringanan pajak, dan subsidi untuk inisiatif infrastruktur publik–swasta.


13. Inklusi Sosial: Gender, Masyarakat Pedesaan, dan Masyarakat Adat

13.1. Kesenjangan Gender dan Kerentanan Pekerja Perempuan

AI berpotensi memperparah kesenjangan gender di dunia kerja, dengan risiko otomatisasi pekerjaan perempuan tiga kali lipat dibandingkan laki-laki[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://telset.id/news/ai/ai-perparah-kesenjangan-gender-di-dunia-kerja-risiko-wanita-3-kali-lipat?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "12")[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://www.topik.id/2025/10/riset-pbb-revolusi-ai-paling-mengancam-pekerjaan-perempuan.html?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "13"). Rendahnya representasi perempuan di bidang STEM dan teknologi meningkatkan risiko bias gender dalam desain dan implementasi AI. Inisiatif pendidikan STEM dan kebijakan kerja fleksibel menjadi solusi untuk memperkecil kesenjangan ini.

13.2. Inklusi Masyarakat Pedesaan dan Adat

Masyarakat pedesaan dan adat seringkali tidak tercakup dalam sistem data AI, meningkatkan risiko bias algoritmik dan eksklusi dari layanan esensial[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://thailand.un.org/en/311454-ai-risks-sparking-new-era-divergence-development-gaps-between-countries-widen-undp-report?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "3"). Program literasi digital, pengembangan dataset lokal, dan pelibatan komunitas dalam desain AI menjadi kunci untuk memastikan inklusi sosial dan keadilan teknologi.


14. Pendidikan, Kurikulum, dan Pengembangan Keterampilan AI

 14.1. Kurikulum AI Nasional dan Pendidikan Berbasis Kompetensi

Pengenalan kurikulum AI nasional di tingkat pendidikan dasar hingga tinggi menjadi langkah strategis untuk menyiapkan generasi muda menghadapi era digital[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://pgsd.fip.unesa.ac.id/post/pengenalan-kurikulum-ai-nasional-jadi-langkah-strategis-menuju-transformasi-pendidikan-global?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "9")[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://pusdastra.uma.ac.id/2025/10/24/desain-kurikulum-hijau-berbasis-ai-arah-baru-pendidikan-tinggi-berkelanjutan/?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "10"). Kurikulum ini mencakup pembelajaran logika komputasi, etika digital, dan penerapan AI dalam kehidupan sehari-hari, mendorong kolaborasi lintas disiplin dan pengembangan solusi inovatif berbasis data.

14.2. Pelatihan Guru dan Pengembangan Talenta

Pelatihan guru dan pengembangan talenta AI menjadi prioritas untuk memastikan implementasi kurikulum yang efektif dan relevan dengan kebutuhan zaman. Kolaborasi dengan industri dan lembaga riset memperkuat ekosistem pendidikan dan inovasi di Global South.


15. Rantai Pasok Teknologi, Semikonduktor, dan Geopolitik

15.1. Posisi Strategis dalam Rantai Pasok Global

Negara-negara Global South, seperti Indonesia, memiliki peluang besar untuk mengambil posisi strategis dalam rantai pasok industri semikonduktor berbasis AI, didukung oleh sumber daya mineral kritis seperti timah dan pasir silika[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://katadata.co.id/digital/teknologi/69fc10ba5c1ef/semikonduktor-jadi-kekuatan-baru-ri-berpotensi-masuk-rantai-industri-ai?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "5"). Namun, tantangan utama adalah memastikan hilirisasi industri dan pengembangan nilai tambah di dalam negeri, bukan sekadar menjadi pemasok bahan mentah.

15.2. Bonus Demografi dan Talenta Digital

Bonus demografi dan basis talenta digital yang besar menjadi keunggulan kompetitif bagi negara-negara Global South dalam mendukung perkembangan industri AI dan teknologi masa depan[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://katadata.co.id/digital/teknologi/69fc10ba5c1ef/semikonduktor-jadi-kekuatan-baru-ri-berpotensi-masuk-rantai-industri-ai?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "5").


16. Etika, Bias Algoritmik, dan Hak Asasi Manusia

16.1. Risiko Bias dan Diskriminasi

Bias algoritmik dalam AI dapat memperkuat diskriminasi gender, ras, dan sosial ekonomi jika tidak diatasi secara sistematis[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://www.ibm.com/id-id/think/topics/algorithmic-bias?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "27")[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://id.linkedin.com/pulse/algorithmic-bias-todays-world-implications-real-life-yadavilli?tl=id&citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "28"). Audit algoritmik, transparansi, dan keterlibatan multidisipliner menjadi kunci untuk mengurangi bias dan memastikan AI yang adil serta inklusif.

16.2. Standar Etika dan Regulasi Global

Regulasi seperti AI Act Uni Eropa dan rekomendasi UNESCO tentang etika AI menjadi acuan penting untuk pengembangan standar etika dan tata kelola AI di tingkat global dan nasional[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://artificialintelligenceact.eu/the-act/?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "20")[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://www.ibm.com/id-id/think/topics/eu-ai-act?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "21")[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://unesdoc.unesco.org/ark:/48223/pf0000392317_ind?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "25").


17. Indikator, Metodologi, dan Sumber Data untuk Laporan Riset

17.1. Indikator Kesiapan AI dan Digitalisasi

Indikator utama meliputi tingkat akses internet, kepemilikan perangkat digital, kesiapan infrastruktur, jumlah startup dan paten AI, investasi R&D, serta tingkat literasi digital dan STEM[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://pojokstatistikui.medium.com/seberapa-siap-indonesia-di-era-digital-potret-akses-internet-dan-kesenjangan-digital-tahun-2024-0553ce1b3a53?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "17")[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://swa.co.id/read/455329/kesiapan-ai-menurun-di-indonesia-dinamika-pasar-berubah-cepat?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "38").

17.2. Metodologi Penilaian Kesiapan dan Dampak AI

Metodologi yang digunakan mencakup survei kesiapan AI (AI Readiness Index), penilaian kesiapan digital (Digital Readiness Assessment), serta analisis dampak sosial-ekonomi berbasis data kuantitatif dan kualitatif[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://unesdoc.unesco.org/ark:/48223/pf0000392317_ind?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "25")[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://www.undp.org/digital/ai?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "34").


18. Kebijakan Fiskal dan Ekonomi: Pajak Platform, Insentif, dan Subsidi

18.1. Pajak Digital dan Pendanaan Masa Depan

Penerapan pajak digital menjadi kunci untuk mengoptimalkan potensi pendapatan negara di era digital, memastikan perusahaan teknologi global berkontribusi secara adil, dan mendanai proyek infrastruktur serta inovasi AI[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://www.pajak.go.id/id/artikel/menata-pajak-era-digital-pmk-372025-dalam-bingkai-pembangunan-hukum?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "39")[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://taxation.binus.ac.id/2025/02/24/pajak-digital-kunci-untuk-pembiayaan-masa-depan-digital/?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "40"). Regulasi seperti PMK 37/2025 di Indonesia mengatur penunjukan platform digital sebagai pemungut pajak penghasilan, menciptakan keadilan dalam sistem perpajakan dan mendukung pertumbuhan ekosistem startup.

18.2. Insentif dan Subsidi untuk Inovasi

Insentif fiskal, subsidi riset, dan dukungan pembiayaan menjadi strategi penting untuk mendorong inovasi domestik, memperkuat ekosistem startup, dan mempercepat adopsi AI di sektor-sektor strategis[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://megatek.ai/id/regulation/plano-brasileiro-de-inteligencia-artificial-pbia/?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "22")[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://investmentpolicy.unctad.org/investment-policy-monitor/measures/4930/brazil-launches-the-brazilian-artificial-intelligence-plan-2024-2028?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "33").


19. Tabel Perbandingan Peluang dan Tantangan AI di Global South

| Peluang AI di Global South         | Tantangan AI di Global 
| Peningkatan efisiensi sektor publik| Kesenjangan digital dan infrastruktur  |
| Inovasi di bidang kesehatan        | Kekurangan talenta dan riset AI        |
| Pertanian presisi dan ketahanan pangan| Ketimpangan akses modal dan investasi|
| Pendidikan adaptif dan inklusif    | Risiko bias algoritmik dan diskriminasi|
| Ekonomi digital dan gig economy    | Regulasi dan tata kelola yang lemah    |
| Pengelolaan sumber daya berkelanjutan| Jejak karbon dan konsumsi energi tinggi|
| Kolaborasi internasional dan capacity building| Ketergantungan pada teknologi asing|
| Peningkatan inklusi sosial         | Risiko privasi dan keamanan data       |

Peluang AI di Global South sangat besar, mulai dari peningkatan efisiensi sektor publik, inovasi di bidang kesehatan, pertanian presisi, pendidikan adaptif, hingga pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan. Namun, tantangan struktural seperti kesenjangan digital, kekurangan talenta, ketimpangan akses modal, risiko bias algoritmik, dan lemahnya regulasi masih menjadi hambatan utama. Kolaborasi internasional, capacity building, dan penguatan ekosistem inovasi lokal menjadi kunci untuk mengatasi tantangan ini dan memaksimalkan manfaat AI bagi pembangunan inklusif dan berkelanjutan.


20. Rekomendasi Kebijakan dan Roadmap Implementasi untuk Global South

20.1. Penguatan Infrastruktur dan Konektivitas

- Investasi besar-besaran dalam infrastruktur telekomunikasi, pusat data, dan energi terbarukan untuk mendukung adopsi AI yang inklusif dan berkelanjutan.
- Pengembangan pusat data nasional dan cloud berdaulat untuk memperkuat kedaulatan data dan keamanan digital.

20.2. Pengembangan Talenta dan Pendidikan AI

- Integrasi kurikulum AI nasional di semua jenjang pendidikan, dengan fokus pada literasi digital, STEM, dan etika teknologi.
- Program pelatihan guru, pelatihan ulang tenaga kerja, dan pengembangan ekosistem pelatihan berbasis komunitas.

20.3. Regulasi, Tata Kelola, dan Etika AI

- Penyusunan kerangka regulasi AI nasional yang berbasis risiko, berpusat pada hak asasi manusia, dan selaras dengan standar internasional.
- Penguatan mekanisme audit algoritmik, transparansi, dan akuntabilitas dalam penggunaan AI di sektor publik dan swasta.

20.4. Kedaulatan Data dan Perlindungan Privasi

- Penguatan kebijakan kedaulatan data, perlindungan privasi, dan keamanan siber melalui regulasi dan infrastruktur nasional.
- Kolaborasi regional untuk harmonisasi standar data dan perlindungan konsumen digital.

20.5. Pendanaan, Insentif, dan Model Pembiayaan Inovatif

- Pembentukan dana berdaulat untuk inovasi AI, insentif fiskal, dan subsidi riset untuk startup dan ekosistem inovasi lokal.
- Kolaborasi publik–swasta dan kemitraan internasional untuk memperluas akses modal dan mempercepat adopsi AI.

20.6. Inklusi Sosial dan Pengurangan Kesenjangan

- Program literasi digital dan pemberdayaan perempuan, masyarakat pedesaan, dan kelompok rentan dalam ekosistem AI.
- Pengembangan dataset lokal dan pelibatan komunitas dalam desain dan implementasi AI untuk memastikan keadilan dan relevansi.

20.7. Kolaborasi Internasional dan Multilateralisme

- Aktif dalam forum multilateral (G20, BRICS, UNESCO, PBB) untuk memperjuangkan kepentingan Global South dalam tata kelola AI global.
- Penguatan kerja sama Selatan–Selatan untuk berbagi pengetahuan, membangun kapasitas, dan memperkuat solidaritas antarnegara berkembang.


Kesimpulan

AI menawarkan peluang luar biasa untuk mempercepat pembangunan ekonomi, memperluas inklusi sosial, dan mengatasi tantangan global di negara-negara Global South. Namun, tanpa kebijakan yang inklusif, investasi berkelanjutan, dan tata kelola yang kuat, AI juga berpotensi memperlebar kesenjangan, memperkuat bias, dan menciptakan risiko baru bagi masyarakat. Dengan roadmap yang jelas, kolaborasi lintas sektor, dan komitmen terhadap inklusi serta keberlanjutan, Global South dapat memanfaatkan kekuatan AI untuk menciptakan masa depan ekonomi yang lebih makmur, adil, dan berkelanjutan bagi semua[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://www.undp.org/asia-pacific/publications/next-great-divergence?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "2")[43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054](https://thailand.un.org/en/311454-ai-risks-sparking-new-era-divergence-development-gaps-between-countries-widen-undp-report?citationMarker=43dcd9a7-70db-4a1f-b0ae-981daa162054 "3").

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SPMB 2026 Jabar Down, Pendaftar Terhambat Kendala Teknis dan Kewajiban Akun Sekolah Asal

Profil Asep Rohmandar : Presiden Masyarakat Peneliti Mandiri Sunda Nusantara

Fiscal Guardians Under Pressure and Social Safety Nets: Reconciling Debt Sustainability with Poverty and Inequality in ASEAN