Politik Militerisme Di Indonesia Merusak Demokrasi dan Kewajiban Hak Azasi Manusia (KHAM ).
Militer dan politik di Indonesia memiliki sejarah panjang dan kompleks, diwarnai dengan intervensi yang seringkali merusak nilai-nilai demokrasi dan hak asasi manusia (HAM). Untuk membongkar kekeliruan ini secara tajam dan detail, kita perlu meninjau beberapa aspek kunci: 1. Dwi Fungsi ABRI dan Warisannya: * Asal-usul dan Justifikasi: Konsep Dwi Fungsi ABRI (Angkatan Bersenjata Republik Indonesia) yang diperkenalkan Orde Baru mengklaim bahwa militer memiliki fungsi ganda, yaitu sebagai kekuatan pertahanan dan sebagai kekuatan sosial-politik. Justifikasinya adalah stabilitas nasional dan pembangunan. * Implikasi Negatif: * Militerisasi Politik: Dwi Fungsi membuka pintu bagi militer untuk menduduki posisi-posisi sipil di pemerintahan, legislatif, dan birokrasi, mengikis profesionalisme militer dan mendistorsi sistem politik. * Penghambatan Demokrasi: Dengan kekuatan politik yang besar, militer seringkali menjadi penentu kebijakan dan mengintervensi pr...